Punya pacar? Mungkin sedang lo jalanin, punya cinta? Lo bisa pastikan itu terucap dan tertulis di sms lo dan dia setiap hari. Tapi pernah nggak lo berfikir untuk mempunyai kebebasan dalam hubungan lo? Kebebasan yang selalu membuat lo menjadi diri sendiri disaat ada atau nggak ada dia, kebebasan tanpa harus pusing memberikan alasan apa saat lo lagi ingin sendiri, kebebasan tanpa harus ribet menghapus pesan di inbox lo karena takut dicek sama dia, ketakutan dia selingkuh kalau lagi pergi sama temen temennya, kebebasan tanpa harus ada tuntutan untuk selalu jadi yang terbaik, terbagus, teromantis, tercantik dan sebagainya.
Ada saatnya kita sebagai manusia biasa di dalam keadaan yang NGGAK BANGET, keadaan dimana lo lagi butuh sendiri, lo lagi kesel tanpa alasan, lo lagi nggak mau kemana mana, saat lagi nggak ingin tampil maksimal atau mungkin lo lagi bosen ketemu sama dia terus terusan, keadaan-keadaan seperti ini yang sering memicu suatu hubungan mulai di lengkapi dengan perdebatan karena pihak satu dan lainnya punya perbedaan kepentingan. Di sisi lain, salah satu pihak harus menutupi perasaannya yang paling jujur dan pihak yang lain bisa jadi ngambek karena keadaan dirasa nggak berlangsung seperti biasanya.
Well, what do you expect? Kita cuma manusia yang penuh dengan dinamika perasaan. Hari ini lo bisa happy, besok lo bisa sedih banget. That's life! Disaat yang paling low dalam hidup kita itulah justru kita membutuhkan pacar yang mau menerima kejujuran kita, partner yang mau mengerti tanpa berusaha menghakimi, mau jadi sahabat, kakak, adik, pacar dan apapun itu sesuai dengan kebutuhan kita dan begitu juga sebaliknya.
Tapi bagaimana caranya bisa memberikan dia kebebasan penuh untuk jujur seperti itu? Membebaskan diri kita dari rasa MENUNTUT, CURIGA atau hal hal negatif lainnya? Bagaimana caranya memberikan dan mendapatkan cinta yang membebaskan?
Semua dimulai dari diri lo sendiri, segala usaha yang lo lakukan untuk membuat seseorang tetap berada disisi lo nggak akan membuat lo merasa AMAN sepenuhnya. Kenapa? Karena pada dasarnya manusia itu BEBAS. Manusia itu terlahir dengan jiwa yang selalu berevolusi untuk mendapatkan kepuasan yang ia percaya. Disaat kebebasannya terampas, manusia akan mencari alasan dan cara untuk mencari kebebasannya kembali. Nggak mau dong kalo dia jadi berpikir kalo lo adalah penjara buat hidupnya?
Cintailah dia dengan sepenuh hati. Namun, ingatkan diri lo bahwa cinta yang sejati adalah cinta yang membebaskan. Dengan lo membebaskan cinta itu, ia akan memberikan kejujuran pada hati lo yang tulus. Contoh deh, kalo lo bawaannya jealous terus sama dia, udah 99% akurat lo akan sering dibohongin sama dia. Tapi kalo lo lebih suka berbicara terbuka dan toleransi sama dia tentang apa yang lo dan dia suka, pasti dia akan merespon lo dengan keterbukaan dan kejujuran. Hati yang tulus udah paling pas ketemu sama kejujuran, nah disitulah letak cinta yang membebaskan. So let it free and be true to yourself, then you'll see that love is more than just a bunch of words :)
Komentar
Posting Komentar